
Invalid Date
Dilihat 120 kali

Maitara Selatan, 23 Juni 2026 – Universitas Khairun (Unkhair) Ternate kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi yang dipusatkan di Desa Maitara Selatan, Kecamatan Tidore Utara. Program pengabdian kepada masyarakat ini resmi dimulai pada 23 Juni 2026 dan akan berlangsung selama satu bulan, hingga 23 Juli 2026, dengan melibatkan 10 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Kehadiran para mahasiswa KKN Tematik Literasi tersebut disambut secara resmi oleh Kepala Desa Maitara Selatan, Arafik Sabtu, bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah warga yang hadir dalam acara penyambutan. Momentum ini menjadi simbol dimulainya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam membangun masyarakat yang semakin maju melalui penguatan budaya literasi.
Turut mendampingi proses penyerahan mahasiswa kepada pemerintah desa adalah Ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang menegaskan bahwa KKN Tematik Literasi bukan sekadar agenda akademik rutin, melainkan sebuah ruang pembelajaran yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi, solusi, sekaligus semangat pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Maitara Selatan menyampaikan apresiasi kepada Universitas Khairun yang kembali memberikan kepercayaan kepada desa tersebut sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik. Ia menilai bahwa tema literasi sangat relevan dengan tantangan pembangunan desa saat ini, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kemampuan membaca dan menulis, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sepanjang hayat.
"Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga selama satu bulan ke depan dapat membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat, menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat, dan meninggalkan dampak positif bagi kemajuan Desa Maitara Selatan," ujar Kepala Desa.
Program KKN Tematik Literasi dirancang untuk menjawab berbagai tantangan di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Selama berada di desa, mahasiswa akan melaksanakan beragam kegiatan yang berorientasi pada peningkatan budaya literasi, mulai dari pendampingan belajar bagi anak-anak, penguatan literasi membaca dan menulis, edukasi literasi digital, pembinaan perpustakaan desa, hingga pelaksanaan kegiatan edukatif yang melibatkan sekolah, pemuda, dan masyarakat secara luas.
Selain fokus pada literasi pendidikan, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan pendekatan literasi yang bersifat multidimensional. Literasi tidak lagi dipahami hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman.
Ketua DPL menjelaskan bahwa pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengabdian yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Oleh karena itu, setiap program yang dilaksanakan mahasiswa diharapkan lahir dari hasil identifikasi kebutuhan masyarakat sehingga memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan KKN bukan hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, melainkan sejauh mana program tersebut mampu menciptakan perubahan sosial yang positif. Mahasiswa dituntut untuk mengedepankan komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.
Selama satu bulan pelaksanaan KKN, mahasiswa juga akan berupaya membangun sinergi dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, kelompok pemuda, kader PKK, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting agar setiap kegiatan memperoleh dukungan penuh sekaligus memperkuat keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir.
Keberadaan mahasiswa di Desa Maitara Selatan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam memahami dinamika kehidupan sosial di tingkat desa. Pengalaman tersebut akan membentuk karakter kepemimpinan, kepekaan sosial, kemampuan memecahkan masalah, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah desa berharap momentum KKN Tematik Literasi mampu menjadi awal lahirnya berbagai inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia desa. Dengan meningkatnya budaya membaca, kemampuan mengakses informasi, serta literasi digital masyarakat, pembangunan desa diyakini akan berjalan lebih adaptif terhadap tantangan era modern.
Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui penguatan literasi sebagai fondasi utama pembangunan. Literasi menjadi instrumen penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, produktif, inovatif, dan mampu berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan desa.
Pelaksanaan KKN Tematik Literasi Universitas Khairun di Desa Maitara Selatan diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi secara langsung terhadap pembangunan masyarakat melalui pendekatan ilmiah, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan lokal. Semangat pengabdian yang dibawa oleh sepuluh mahasiswa tersebut diharapkan mampu meninggalkan jejak positif, memperkuat budaya literasi, sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, integritas, dan pengabdian, KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate di Desa Maitara Selatan diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan selama masa pelaksanaan KKN, tetapi juga menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan desa di masa mendatang.
Bagikan:

Desa Maitara Selatan
Kecamatan Tidore Utara
Kota Tidore Kepulauan
Provinsi Maluku Utara
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini