
Invalid Date
Dilihat 29 kali

Maitara Selatan – Upaya membangun budaya literasi sejak usia dini terus menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk perguruan tinggi melalui pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa KKN Tematik Literasi melaksanakan serangkaian kegiatan yang secara khusus difokuskan pada peningkatan minat baca anak-anak di Desa Maitara Selatan, Kota Tidore Kepulauan, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang mengedepankan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan budaya membaca.
Selama menjalankan program pengabdian di desa, para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta KKN yang menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga berperan sebagai fasilitator pendidikan yang berusaha menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, kreatif, dan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan anak-anak. Berbagai aktivitas literasi dirancang secara sistematis agar mampu menarik perhatian peserta didik, mulai dari membaca bersama, mendongeng, pojok baca, permainan edukatif berbasis literasi, hingga pendampingan belajar yang dikemas secara interaktif sehingga anak-anak merasa membaca bukan lagi sebagai kegiatan yang membosankan, melainkan menjadi aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat.
Koordinator kegiatan KKN Tematik Literasi menjelaskan bahwa rendahnya minat baca di kalangan anak-anak masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membangun kebiasaan positif yang dapat terus berkembang meskipun program KKN telah berakhir. Menurutnya, membangun budaya membaca tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang berkelanjutan dengan melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa secara rutin mengadakan sesi membaca cerita yang dipadukan dengan diskusi sederhana mengenai isi bacaan. Pendekatan tersebut bertujuan melatih kemampuan memahami bacaan sekaligus meningkatkan keberanian anak-anak dalam menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, serta menceritakan kembali isi buku yang telah mereka baca. Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan berbagai buku cerita bergambar, buku pengetahuan umum, serta bacaan yang sesuai dengan usia anak agar mereka memiliki banyak pilihan bahan bacaan yang menarik.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan membaca, mahasiswa juga mengembangkan berbagai metode pembelajaran kreatif yang mengintegrasikan permainan edukatif, lomba membaca, lomba bercerita, kuis pengetahuan, hingga kegiatan menggambar berdasarkan cerita yang telah dibaca. Pendekatan tersebut terbukti mampu meningkatkan antusiasme anak-anak untuk datang mengikuti setiap kegiatan literasi yang diselenggarakan. Bahkan, banyak di antara mereka yang mulai menunjukkan ketertarikan untuk meminjam buku dan menghabiskan waktu luang dengan membaca bersama teman-temannya.
Kepala Desa Maitara Selatan memberikan apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa KKN Tematik Literasi yang dinilai mampu menghadirkan suasana baru dalam dunia pendidikan nonformal di desa. Menurutnya, program yang berorientasi pada peningkatan minat baca merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kemampuan berpikir kritis. Pemerintah desa berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat sehingga budaya literasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Sementara itu, para orang tua mengaku menyambut baik berbagai kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa karena memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak-anak mereka. Beberapa orang tua mengungkapkan bahwa anak-anak kini mulai terbiasa membawa buku ke rumah, meminta orang tua membacakan cerita sebelum tidur, hingga menunjukkan rasa ingin tahu yang lebih tinggi terhadap berbagai pengetahuan baru. Perubahan tersebut dinilai menjadi indikator bahwa pendekatan literasi yang diterapkan mahasiswa mampu menumbuhkan motivasi belajar sejak dini.
Di sisi lain, mahasiswa juga memanfaatkan fasilitas umum dan ruang-ruang belajar yang tersedia di desa sebagai pusat kegiatan literasi. Dengan menciptakan suasana belajar yang nyaman, komunikatif, dan penuh interaksi, anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman membaca, tetapi juga belajar bekerja sama, menghargai pendapat teman, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas mereka melalui berbagai aktivitas yang dirancang secara menarik.
Program KKN Tematik Literasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem literasi yang kuat di Desa Maitara Selatan. Keberhasilan meningkatkan minat baca tidak hanya diukur dari banyaknya buku yang dibaca, tetapi juga dari tumbuhnya kebiasaan belajar, rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, serta kecintaan anak-anak terhadap ilmu pengetahuan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Melalui semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, pelaksanaan KKN Tematik Literasi menjadi bukti nyata bahwa gerakan literasi dapat dimulai dari lingkungan terkecil. Dengan pendampingan yang konsisten serta dukungan semua pihak, diharapkan budaya membaca akan terus berkembang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang gemar membaca, berwawasan luas, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang.
Bagikan:

Desa Maitara Selatan
Kecamatan Tidore Utara
Kota Tidore Kepulauan
Provinsi Maluku Utara
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini