Logo

Desa Maitara Selatan

Kota Tidore Kepulauan

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Video Desa

SEMARAK LITERASI DI MAITARA SELATAN, KKN TEMATIK UNKHAIR TERNATE BANGKITKAN SEMANGAT MEMBACA ANAK LEWAT BERAGAM PERLOMBAAN

SEMARAK LITERASI DI MAITARA SELATAN, KKN TEMATIK UNKHAIR TERNATE BANGKITKAN SEMANGAT MEMBACA ANAK LEWAT BERAGAM PERLOMBAAN

Invalid Date

Ditulis oleh Rizal Muhammad

Dilihat 63 kali

SEMARAK LITERASI DI MAITARA SELATAN, KKN TEMATIK UNKHAIR TERNATE BANGKITKAN SEMANGAT MEMBACA ANAK LEWAT BERAGAM PERLOMBAAN

Maitara Selatan, Tidore Kepulauan — Riuh suara anak-anak yang saling menyemangati berpadu dengan tepuk tangan para orang tua dan warga memenuhi kawasan Taman Baca Kabata di Desa Maitara Selatan, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar Lomba Literasi Tingkat Sekolah Dasar (SD).

Kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan mahasiswa KKN tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat, menghadirkan ratusan peserta dan masyarakat yang sejak pagi memadati lokasi untuk menyaksikan bakat serta kemampuan literasi anak-anak desa. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjelma sebagai ruang belajar yang menyenangkan, tempat anak-anak memperoleh pengalaman baru dalam mengembangkan kemampuan membaca, berpikir kritis, serta mengekspresikan imajinasi melalui karya dan cerita.

Atmosfer kebersamaan begitu terasa sejak acara dimulai. Anak-anak tampak mengenakan seragam sekolah maupun pakaian terbaik mereka dengan wajah penuh percaya diri. Di sudut lain, para orang tua terlihat setia mendampingi putra-putrinya, sementara masyarakat yang hadir terus memberikan dukungan kepada setiap peserta yang tampil.

Suasana menjadi semakin hidup ketika para peserta secara bergantian menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap kategori perlombaan. Sorak sorai, tepuk tangan, dan senyum bangga dari para guru maupun warga menciptakan pemandangan yang menggambarkan bahwa budaya literasi sesungguhnya mampu menjadi peristiwa yang menyatukan seluruh elemen masyarakat.

Berbagai cabang lomba yang diselenggarakan meliputi Membaca Nyaring (Read Aloud), Mengulas Buku, serta Menggambar dan Menceritakan Hasil Gambar. Ketiga jenis perlombaan tersebut dirancang sebagai pendekatan literasi yang komprehensif, tidak hanya melatih kemampuan membaca, tetapi juga meningkatkan pemahaman isi bacaan, keberanian berbicara di depan umum, daya nalar, kreativitas, serta kemampuan anak dalam menyampaikan gagasan secara runtut dan komunikatif.

Pada lomba membaca nyaring, peserta dituntut membaca cerita dengan intonasi, pelafalan, ekspresi, dan penghayatan yang baik sehingga mampu menghidupkan isi cerita di hadapan para juri dan penonton. Sementara pada lomba mengulas buku, anak-anak diajak memahami isi bacaan kemudian menyampaikan kembali pesan-pesan penting dengan bahasa mereka sendiri, sebagai bentuk latihan berpikir kritis sejak usia dini. Adapun lomba menggambar dan menceritakan hasil gambar menjadi ruang bagi anak-anak untuk menuangkan imajinasi sekaligus melatih kemampuan bertutur melalui karya visual yang mereka ciptakan.

Ketua pelaksana dari mahasiswa KKN Tematik Literasi Unkhair Ternate menjelaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari hasil pengamatan selama menjalankan pengabdian di Desa Maitara Selatan. Menurutnya, potensi anak-anak desa sangat besar, namun membutuhkan ruang yang mampu memotivasi mereka agar semakin dekat dengan buku dan aktivitas membaca.

Oleh karena itu, lomba literasi dipilih sebagai media pembelajaran yang dikemas secara menarik sehingga anak-anak tidak memandang membaca sebagai kewajiban, melainkan sebagai aktivitas yang menyenangkan. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa berharap semangat membaca dapat tumbuh secara alami dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Kehadiran mahasiswa KKN Tematik Literasi selama menjalankan pengabdian di desa tersebut dinilai telah memberikan warna baru dalam pengembangan pendidikan nonformal. Berbagai kegiatan literasi yang sebelumnya rutin dilaksanakan bersama Taman Baca Kabata kini semakin hidup dengan inovasi yang dibawa mahasiswa.

Mulai dari pendampingan membaca, kelas bercerita, permainan edukatif, hingga perlombaan literasi menjadi rangkaian program yang berhasil menarik minat anak-anak untuk lebih sering mengunjungi taman baca. Bahkan, beberapa orang tua mengaku anak-anak mereka kini mulai membiasakan diri membaca buku setelah pulang sekolah dibandingkan menghabiskan waktu bermain gawai.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Maitara Selatan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate atas dedikasi dan kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan budaya literasi. Ia mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja semata, tetapi benar-benar mampu menghadirkan perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Desa Maitara Selatan, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate yang telah menghadirkan berbagai kegiatan edukatif bagi anak-anak kami. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena mampu meningkatkan minat baca anak-anak, membangun rasa percaya diri mereka, sekaligus menghidupkan kembali budaya membaca di tengah masyarakat. Kami berharap semangat yang telah ditanamkan ini tidak berhenti ketika masa KKN berakhir, tetapi dapat terus menjadi kebiasaan yang tumbuh di lingkungan keluarga maupun sekolah," ujar Kepala Desa Bapak Arafik SAbtu.

Ia menambahkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh sebab itu, investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah membangun karakter dan kemampuan literasi generasi muda sejak usia dini. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat mampu menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan anak-anak.

Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menjadi bukti bahwa gerakan literasi mendapat tempat di hati warga Desa Maitara Selatan. Sepanjang kegiatan berlangsung, lokasi perlombaan dipenuhi peserta, guru, orang tua, serta masyarakat yang datang untuk memberikan dukungan. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen penampilan para peserta menggunakan telepon genggam, sementara anak-anak yang telah menyelesaikan lomba tetap bertahan di lokasi untuk menyaksikan penampilan teman-teman mereka hingga acara selesai. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana hangat yang memperlihatkan bahwa literasi bukan hanya urusan sekolah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate berharap gerakan literasi yang telah dibangun dapat terus berkembang menjadi budaya yang mengakar di Desa Maitara Selatan. Semangat membaca, berdiskusi, berkarya, dan berani tampil di depan umum diharapkan menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa membangun bangsa dapat dimulai dari halaman sebuah buku, dari keberanian seorang anak membaca cerita di depan umum, serta dari kolaborasi yang tulus antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mencerdaskan generasi penerus.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Maitara Selatan

Kecamatan Tidore Utara

Kota Tidore Kepulauan

Provinsi Maluku Utara

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia